Dream Theater, Portnoy dan Saya

Dream Theater adalah penyelamat!!! setidaknya buat saya, kira kira dua belas tahun lalu saya baru mendengarkan Dream Theater, sebelumnya hanya mengenal lewat gambar dan berita di majalah. Rasanya sebagai penyelamat tidaklah berlebihan, gairah saya pada musik waktu itu hampir hilang, arus utama musik dikuasai oleh alternatif rock, yang mayoritas tak masuk di hati saya, musisi yang sebelumnya saya puja seperti hilang ditelan bumi, Skid Row, GNR, Cinderella, Sepultura bahkan Metallica berubah menjadi menggelikan apalagi setelah berita Jason Newsteed keluar (JN buat saya anggota band paling menghibur kalau dipanggung), dan sederet band yang berjaya era 80-an entah bagaimana kabarnya, internet waktu tidak menjawab banyak pertanyaan-pertanyaan saya.

Untunglah ada radio M97 FM yang membawa saya pada perjalanan ke waktu lampau, mendengarkan klasik rock, sehingga tidak mematahkan semangat sama sekali. Suatu ketika MP3 Dream Theater yang saya beli di glodok (bajakan)  menumbuhkan kembali gairah musik saya (klasik rock tetap saya suka sampai detik ini, Tx to M97FM) ), sejak itu saya tentang Dream Theater semakin banyak, baik yang asli maupun yang bajakan, CD, VCD, MP3, Bootleg, lirik lagu hasil unduhan dll.  Semakin hari semakin menghujam dalam hati sehingga keinginan menonton Dream Theater menggila, jangan sampai menonton Dream Theater setelah formasinya berubah apalagi nonton ketika mereka sudah veteran. Alhamdulilah, cita-cita itu kesampaian tahun 2008 di Singapura masih dalam formasi yang lengkap dan terbaik menurut saya.

Portnoy buat saya adalah ruh dari Dream Theater meskipun secara musikalitas kelima anggotanya saling mengisi, baik secara teknikal, kemampuan individu, karakter maupun penampilan di panggung. Tapi tak bisa dipungkiri Mike Portnoy memiliki peran luar biasa. Maka ketika terdengar kabar Portnoy keluar, wuiiiih rasa tak percaya karena sebelumnya Portnoy dan Petrucci dalam video Chaos In Motion mengklaim bahwa mereka adalah band yang sudah 20 tahun lebih bersama dan keluarga mereka juga tetap utuh, prestasi luar biasa.

Beberapa hari setelah keluarnya Portnoy saya mulai menerima dan rajin membaca alasan kenapa dia keluar, dan saya mencoba memahami. “Well, I don’t know how to sum it up, but I guess I could sum it up by just saying I was put in a position where I kind of had to quit in order to move forward. I love DREAM THEATER, I love the guys, it’s been my baby for 25 years, but I just needed a break from DREAM THEATER” demikian keterangan Mike Portnoy dalam salah satu wawancara, rasanya diantara mereka ada pertengkaran. Sedih.

Meskipun sedih, saya yakin Dream Theater mampu  mencari pengganti Portnoy yang mampu mengisi setiap detil permainan drum Portnoy meskipun ada sesuatu yang tak lengkap, tapi mungkin akan mengembalikan Dream Theater pada era Scene From a Memory atau Six Degrees of Inner Turbulence. Karena beberapa Album terakhir harus diakui kurang kena di hati saya. Saya juga yakin meskipun ada pertengkaran diantara mereka suatu ketika mereka akan kumpul kembali dan melakukan tur, itu saat yang saya tunggu tentunya. Apapun, sekarang tinggal menunggu hasil Album Dream Theater minus Portnoy nanti tahun 2011. Mike Portnoy hari ini sedang mengikuti gairah liarnya untuk mengerjakan berbagai project dan tur bersama Avenged Sevenfold, mungkin dia jenuh dengan keteraturan Dream Theater dan menemukan tempat bermain bersama A7X seperti anak kecil yang ingin bermain di taman setelah jenuh bermain dalam ruangan terus menerus. Selamat berkarya Dream Theater, Selamat menikmati hari-harimu Mike……

~ by yoega on October 9, 2010.

One Response to “Dream Theater, Portnoy dan Saya”

  1. jangan bersedihh karna hanya seorang mp
    Bersedih lah jika suatu saat dream theater terhenti langkahnya
    Jika saya mengandaikan mp itu seperti kacang yang lupa kulitnya,jangan mentang-mentang pemain drum top dunia seenaknya keluar
    mp sudah membuang mimpinya jauh-jauh
    dia tidak ingat siapa yang membesarkan namanya hingga seperti ini
    dia bisa saja dicap sebagai penghianat karna keluar mengikuti band lain itu bukan cara yang baik menurut saya
    saya sangat mengidolakan dream theater karna yg membuat hidup dream theater itu adalah john petrucci bukan seorang mp.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.